Another Geisha (Sakiko Soekarno)

15 Jun 2008

Saya agak jenuh menulis seri Who Wants to be the First President, jadilah saya selingi menulis yang lain. Beberapa waktu lalu menanggapi pertanyaan Arya, saya membuat list yang berisi istri-istri Soekarno yang keberadaannya tercatat dalam dokumentasi publik. Ternyata apa yang saya tulis masih kurang. Ada satu lagi wanita cantik (saya belum lihat fotonya tapi tentulah begitu, bukankah taste Soekarno memang demikian?) yang belum saya sebut. Dialah Sakiko Tanase.

Nishimura dalam bukunya The Concept of Power in Javanese Culture (1975), sempat menyinggung selintas soal Sakiko Kanase ini. Dikatakan, dia adalah seorang model fesyhen. Sakiko berkenalan dengan Soekarno di Kyoto, saat presidenIndonesia itu dalam kunjungan tak resmi ke Jepang di tahun 1958. Sakiko ‘dibawa’ oleh Grup Kinoshita sebagai bagian dari lobi bisnis tingkat tinggi di Indonesia.

Rupa-rupanya Soekarno berkenan. Di Penghujung 1958, Sakiko sudah dikirimkan ke Indonesia. Bungkusnya saat itu adalah sebagai pengajar anak-anak ekspat Jepang di Jakarta, tapi aslinya adalah sebagai salah satu nyonya rumah dari Soekarno. Nishimura bahkan menyebutnya sebagai istri ketiga Soekarno. (Istri pertama tentu Ny Fatmawati dan istri kedua Ny Hartini). Untuk memudahkan pergaulan, Sakiko juga diberi nama Indonesia yakni Ny Basuki.

Tapi kebersamaan Sakiko dan Soekarno ternyata hanya sekejap. Lawatan kedua Soekarno di pertengahan tahun 1959 membawa oleh-oleh yang mengejutkan. Ia berkenalan dengan gadis Jepang yang lebih muda dan mungkin lebih cantik. Dialah Naoko Nemoto (kelak diberi nama Indonesia juga, Ratna Sari Dewi). Saat itu, Naoko masih berusia 19 tahun. Ia diperkenalkan sebagai bagian dari lobi GrupTonichi yang juga mengincar bisnis di Indonesia.

Dan untuk kesekian kalinya (lagi), Soekarno ternyata berkenan. Begitu Soekarno pulang ke Jakarta, ia justru mengirimkan surat kepada Naoko Nemoto, mengundangnya untuk tamasya ke Indonesia. 14 September 1959, Naoko benar datang ke Indonesia. Konon ia datang bersama 2 wanita cantik lainnya (CM Chow, Autobiography as told to Atoh Matsuda, 1981) dan ditempatkan dalam rumah yang disediakan khusus oleh Grup Todichi.

Dua pekan setelah lawatan asmara itu, Sakiko Kanase memutuskan bunuh diri. Soekarno dikabarkan sempat menangis mendengar kematiannya. Tapi toh faktanya, tiga tahun setelah kejadian itu, Soekarno menikahi Naoko Nemoto.


TAGS soekarno Geisha Sakiko Naoko Nemoto


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post