• 12

    Feb

    Makam Pahlawan

    Sebuah gelengan kepala bisa membuat perbedaan besar. Itulah yang dilakukan Muhammad Hatta saat maut mulai mengetuk pintu rumahnya. Ia tidak mau dimakamkan di TMP Kalibata sebagai pahlawan karena ia tahu kotak-kotak liang di kompleks tersebut telah tereduksi makna hakikinya. Apalagi, ia tahu Haji Taher, terdakwa koruptor Pertamina belum lama dimakamkan di sana. Lebih baik jasadnya ada di tengah orang-orang biasa di Tanah Kusir. Bugel - nama panggilan Hoegeng Imam Santoso - juga memilih menggelengkan kepala. Sebagai pemegang Bintang Mahaputra, mantan kapolri ini punya jatah kapling di Kalibata. Namun, patron polisi jujur di Indonesia itu memilih bersemayam jauh di selatan Jakarta, di TPU Giritama, Parung. Bugel sampai perlu berwasiat kepada putra tertuanya untuk menolak permintaan Polri men
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post